PortalIndeksPendaftaranLogin

Share | 
 

 Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
don.c0rleone
Mentri
Mentri


Male
Jumlah posting : 2415
Age : 31
Lokasi : never ending asia
Mig33 ID : don.corl3one , donc
Registration date : 10.02.09

PostSubyek: Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"   Thu Apr 16, 2009 4:31 pm

Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"

JIKA pers nasional hendak diposisikan sebagai agent of reform (karena sebagian besar media massa nasional memang selalu menyuarakan gerakan reformasi yang dipelopori mahasiswa) maka lembaga masyarakat itu pantas pula memiliki kedudukan sebagai kekuasaan keempat (the fourth estate). Artinya, kedudukan pers sejajar dengan lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif.
Untuk memperoleh kedudukan yang demikian pers, mestilah memiliki hak-hak atau privilese-privilese tertentu. Yaitu hak kritik, hak kontrol dan hak koreksi. Juga, hak khusus yang bersyarat (qualified privilege) yang memungkinkan pers bersifat transparan dalam pemberitaannya . Misalnya, memberitakan secara detail perdebatan sengit dan kejadian-kejadian lain dalam sidang pengadilan, sidang lembaga legislatif dan eksekutif.
Hak lain adalah hak untuk melaksanakan jurnalistik partisipasi. Misalnya, melibatkan pikiran dan perasaan sepenuhnya dalam suatu kejadian yang akan diberitakan (yang mempunyai nilai berita) dan atau menggabungkan teknik jurnalistik investigasi dengan teknik jurnalistik interpretasi. Dengan cara itu, pers bisa menjadi penjaga, pemantau dan pengontrol terhadap jalannya pemerintahan atau mendorong terciptanya pemerintahan yang baik, yang bersih (good governance) dan pelaksanaan demokrasi (watch dog).
Konsep kekuasaan keempat (the fourth estate) bagi lembaga pers tak berarti lembaga itu harus "beroposisi" terhadap pemerintah atau "melawan" pemerintah. Namun, kurang lebih sama dengan kedudukan dan peranan parlemen. Dalam pengertian itu, kedudukan pers lebih ditekankan pada sifat independensi dan atau kebebasan menyebarkan informasi dan pendapat tanpa rintangan dari pemerintah. Pers hanya bertanggung jawab yuridis yang dilaksanakan oleh pengadilan, dan juga bertanggung jawab etika yang dilaksanakan oleh organisasi wartawan.
Di samping itu dalam RUU Pers Draft VIIIc dan Xa "versi Deppen" (yang telah dikoreksi oleh Tim Perumus Deppen dalam rapatnya tanggal 17 Desember 1998), lembaga pers juga bertanggung jawab dalam bentuk pelaksanaan Hak Jawab dan Hak Koreksi dari pembaca, dibarengi apologise dari redaksi. Tanggung jawab tersebut menurut RUU Pers senada dengan tanggung jawab kepada masyarakat luas, berupa hak masyarakat untuk memantau kejadian-kejadian yang berkaitan dengan penerbitan pers. Masyarakat dalam hal itu membentuk organisasi atau lembaga yang khusus bertugas memantau peristiwa - peristiwa yang dimaksud.
Peran serta masyarakat
Dalam konteks itu, cara melaksanakan hak pemantauan atau hak kontrol masyarakat terhadap pers mungkin saja lebih "keras" dari pada tindakan pemerintah. Misalnya dengan cara unjuk rasa atau mengerahkan massa ke kantor surat kabar/majalah/tabloid atau kantor TV yang beritanya dinilai merugikan sesuatu golongan masyarakat. Kasus Media Indonesia vs Komite Umat Islam Pemantau Pers (KUIPP) November 1998 lalu, merupakan salah satu contoh pelaksanaan peran serta masyarakat dalam bentuk pemantauan terhadap kinerja pers nasional, apakah melampaui kebebasannya sehingga merugikan golongan masyarakat tertentu (SARA) atau tidak. Apakah pers "bak kendaraan yang tak punya rem" seperti ditulis oleh seorang mahasiswa S2 Pascasarjana Bidang Ilmu Sosial UI dalam papernya untuk memperoleh nilai ujian akhir semester III 1997/1998, matakuliah Kapita Selekta Komunikasi (Erlien Yudianti Susanto, "Pers Indonesia Era Reformasi").


:yo: :yo:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://sandoznakal.tk
d-e-i-
Admin
Admin


Male
Jumlah posting : 2424
Age : 25
Lokasi : blora-cepu-purwodadi-semarang-solo-jogja-rembang-pati-kudus(anak jalanan)
Mig33 ID : tersakiti_olehmu/dei_/bob0quwh/coco.
Registration date : 08.07.08

PostSubyek: Re: Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"   Sun Apr 26, 2009 12:38 am

thanxs 4 share :love:

_________________
biar saling kenal click DI ISINI




keluh kesah seorang c8r mig33: idr larang app isek kon reg larang e pol jemboooooooooooooooooood !!!!!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://akatsuki.heavenforum.com
art_cr7
Mentri
Mentri


Male
Jumlah posting : 2059
Age : 24
Lokasi : purwodadi-jogja
Mig33 ID : aku-ingin-kamu
Registration date : 27.01.09

PostSubyek: Re: Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"   Sun Apr 26, 2009 9:55 am

:seneng: thank four shared
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
mbucut
Gubernur
Gubernur


Male
Jumlah posting : 1460
Age : 27
Lokasi : s0lo spirit of java
Mig33 ID : puppe
Registration date : 18.07.08

PostSubyek: Re: Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"   Mon Apr 27, 2009 5:37 am

mksh udh share info gk pntg :cape:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"   Today at 2:54 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Pers Indonesia sebagai "Agent of Reform"
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» "READY FOR RACE....?" ARC RACING COMPOSITES .."1st Lightest Racing Bodies 100% Made In Indonesia"
» Case "RM Closed again" ini Case nya gan salam kenal
» Indonesia Changes The World "BBM dari Plastik"
» [Tantangan] Hanya 5% orang yg bisa melakukan ini "bagaimana dgn detektif?"
» VELG V-ROSSI lebar 3" depan 4,5" belakang ninja 250 new.MURAH cm 1jt... :)

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
VANDALISM RULEZ :: :: FREE 4 ALL :: :: Xpresikan Aksimu-
Navigasi: